Sembilan Legislator Dapil III DPRD Tanjung Jabung Timur Gelar Reses Menyerap Aspirasi Masyarakat

Senin, 15 Februari 2021 | 09:54:38 WIB | Dibaca: 1527 Kali



Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus bekerja untuk kesejahteraan rakyat dan pembangunan,saat Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2021, semua Legislator Dapil III turun lapangan menyapa konstituen demi menyerap aspirasi, Sabtu, (13/2/2021).

9 Legislator itu diantaranya Ketua DPRD Tanjab Timur, Mahrup, Wakil Ketua I DPRD Tanjab Timur, Saidina Hamzah,SE, Wakil Ketua I DPRD Tanjab Timur,Gatot Sumarto, SH, Wakil Ketua II DPRD Tanjung Jabung Timur Dapil III,Ariandi, Harmah, S.Pd, Ahmad Adillah, SE, Tri Astuti Handayani, Hamzah,SH, H.Kurnaini melaksanakan Reses pada masa sidang ke II di Kecamatan Geragai,Mendahara, Mendaharan Ulu,”paparnya.

Ketua DPRD Tanjab timur, MAHRUP melakukan reses di Kecamatan Geragai Desa Lagan Tengah, antusias warga banyak yang meminta bantuan fasilitas atap jemur pinang, sebab banyak warga lagan dan warga Kecamatan geragai yang memiliki 1-2 hektar kebun pinang. Jika dijual buah pinang bulat, sangatlah murah harganya tidak cukup untuk kebutuhan, akan tetapi dijemur dengan baik maka nilai jualnya jauh lebih mahal, artinya semua usulan dimulai dari bawah, karena lebih sesuai dengan keinginan masyarakat, Kata politisi PAN.

Saidina Hamzah, SE Wakil Ketua I DPRD Tanjab Timur mengatakan pada saat pelaksanaan reses di Dapil III kecamatan Mendahara di Desa Sungai Beras dan Desa Bakti Idaman Beliau menemui warga dari rumah kerumah, tidak mengumpulkan Warga seperti tahun lalu, guna untuk memutus penularan Covid-19 dan tetap melakukan reses berdasarkan Protokol Kesehatan, menggunakan Masker, Jaga Jarak dan cuci tangan sesuai himbauan pemerintah, kata poltisi Golkar.

Ariandi Legislator PAN melakukan reses di kecamatan Mendahara, Desa Mendahara Ilir mengatakan masyarakat di kampung nelayan mempunyai masalah jalan Ruhut beton padahal biaya sangat tinggi beda dengan kerambah beton atau tiang pancang dan ada beberapa jalan yang belum tersentuh,ungkapnya.

“Lanjut Ariandi mengatakan pada saat bertemu dengan warga kampung nelayan mereka meminta bantuan alat tangkap ikan untuk nelayan yang dianggap tidak mampu, semuanya masukan dari warga kami tampung untuk dilaporkan kepada pimpinan DPRD, Katanya. (JAP)

Komentar Facebook